Senin, 11 Juni 2012

Love your job, not your company !!!


   Mengawali tulisan saya ini dan juga awal dari blog ini, saya hanya mencoba menerjemahkan pemahaman dari briefing pagi ini."Love your job, not love your company", itu judul dari isi briefing teman saya pagi ini. Jika dilihat dari konteks ke "loyal"an karyawan akan menjadi tanda tanya besar jika hanya kita lihat dari satu sisi pemahaman. Namun setelah dia (teman saya),berbicara lebih lanjut baru pemahaman ini agak terbuka.    Ternayata setelah saya googling bahan yg dia ambil adalah dari seorang tokoh Chief Mentor of Infosys, N.R. Narayana Murthy dengan kata aslinya “Love your job, but don’t fall in love with your company.”    Terlepas dari itu, bagaimanakah menciptakan kecintaan terhadap pekerjaan kita? Itulah yang sering menjadi pertanyaan kebanyakan orang di benak mereka. 
 1. Belajarlah untuk mencintaiTerdengar agak aneh memang, namun itulah yang harus kita lakukan. Bukan hanya kita belajar mencintai tapi belajar untuk kita bisa mencintai pekerjaan kita. Misal : Seorang marketing ingin debitur yang high class yang suka Golf. Maka mau tidak mau kita juga harus belajar golf. Ketika kita belajar golf dan mencintainya maka secara tidak sadar kita sudah meciptakan jalan kita. 

2. Janganlah kau khianati yang kau cintaiSelingkuh mungkin yang terbesit di pikiran kita, namun yang lebih spesifik adalah penyelewengan. Jika kita mencintai dengan tulus maka akan sangat mustahil kita untuk berkhianat. Jujurlah terhadap pekerjaan. 

 Dengan mencintai pekerjaan kita dengan belajar dan tidak berkhianat maka secara tidak sadar kita akan melakukan hal terbaik untuk kita dan baik juga untuk orang lain dan perusahaan. Dan hal ini pula yang bisa merubah kata Love your job not your company menjadi Love your job and company will love you.



Semoga bermanfaat.

 == RMD 06/2012 ==

Tidak ada komentar:

Posting Komentar